Water Sport

ARUNG JERAM YUK !

Arung jeram adalah kegiatan yang membutuhkan kemampuan fisik dan mental karena adanya tantangan alam. Tentu ada aspek rekreasi karena lokasinya berada di daerah yang masih hijau dan asri. Anda bisa menikmati pemandangan dan suasana yang tenang. Arung jeram juga biasanya dilakukan beramai-ramai.
Secara emosional, berarung jeram bisa merupakan sarana untuk melepaskan stres. Bila belum pernah melakukannya, perasaan Anda akan bercampuk aduk antara takut, tegang, dan penasaran. Setelah merasakan serunya perjalanan mengarungi arus deras sungai, yang terasa adalah sensasi yang menyenangkan.
Ketika melintasi jeram, Anda akan berteriak keras, seolah-olah terlepas dari semua masalah. Anda pun akan merasa excited dan stres yang membebani pikiran akan hilang. Bahkan, sekali mengarungi jeram, Anda pasti akan ketagihan. Mengapa? Seperti olah raga lain, arung jeram bagus dari segi kesehatan. Berarung jeram dapat
meningkatkan kemampuan atau kapasitas jantung dan paru-paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta fleksibilitas sendi bahu dan pinggang. Manfaatnya, tubuh bisa merasa lebih bugar.
Arung jeram sebagai wisata mulai dikenal di Indonesia pada pertengahan dekade 90-an. Sebelumnya kegiatan ini lebih banyak dilakukan para pencinta alam. Tak ayal, muncul kesan bahwa arung jeram hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah ahli dan berpengalaman. Namun pada dasarnya olahraga arung jeram bisa dilakukan siapa saja tentu saja dengan persyaratan tertentu yang tentu saja untuk menjaga keselamatan orang itu sendiri.
MEMINIMALISIR RISIKO
Bermain arung jeram memang membutuhkan keberanian tersendiri. Risiko berarung jeram antara lain jatuh, terbentur batu, tersangkut ranting, jatuh ke dalam jeram, tergulung pusaran air, sampai hanyut. Tetapi jangan takut, dengan persiapan yang baik serta memahami bagaimana berarung jeram dengan baik dan aman maka hal tersebut dapat dikurangi resikonya.
Waktu yang direkomendasikan untuk berarung jeram adalah saat musim hujan hampir berakhir (sekitar bulan Februari atau Maret). Jika melakukannya pada awal musim hujan, debit air sungai tidak menentu. Bila ada air besar dari hulu sungai, pengarungan harus ditunda. Sedangkan pada pertengahan musim hujan, debit air rata-rata besar. Arung jeram sama sekali tidak boleh dilakukan pada saat air besar.
Jadi, kalau Anda berniat mencoba berarung jeram, akhir pekan ini adalah waktu yang cocok.

SIAPA YANG TIDAK BOLEH BERARUNG JERAM?
• Baru sembuh dari sakit atau baru dirawat di rumah sakit
• Cedera pada tangan dan bahu
• Penderita epilepsi yang bisa kambuh saat stres atau panik
• Asma tipe exercise induced (asma yang timbul saat olah raga)
• Orang yang memiliki riwayat penyakit yang membahayakan, misalnya hipertensi berat, penyakit jantung
PERSIAPAN ARUNG JERAM
• Tidak ada pakaian khusus, tapi jangan pakai jins karena akan memberatkan jika terkena air. Pilih yang ringan, tidak menyerap air, dan tidak menyulitkan gerakan di air
• Sepatu juga tidak perlu jenis khusus, tapi sebaiknya gunakan sandal gunung, atau sepatu kets yang tidak licin dan ringan
• Makan dulu minimal dua jam sebelumnya. Jangan terlalu banyak karena bisa muntah jika sering mengalami goncangan di perahu. Makan cukup kalori, supaya bertenaga
• Sebelumnya lakukan peregangan otot bahu dan lengan untuk menghindari cedera otot atau kram. Setengah jam cukup
• Setiap petunjuk harus dipahami dengan benar
TIPS
• Banyak minum meski tidak haus karena tubuh akan banyak berkeringat
• Bawa snack untuk menggantikan kalori yang terbuang
• Gunakan sunblock untuk mengatasi sengatan matahari
• Bawa obat-obatan, terutama untuk cedera, misalnya bidai, obat luka, obat pelemas otot
• Jangan panik apapun yang terjadi, karena akan menyusahkan tim

Berikut tadi adalah tips-tips kecil untuk berarung jeram dengan baik dan aman. Namun untuk mengetahui serta berlatih arung jeram sebaiknya harus didampingi oleh seseorang yang ahli dan memiliki pengalaman.
Disuting oleh tim divisi wild water sport MAPALA JUSTITIA FH UNLAM

From: http://justitia.wordpress.com/2007/05/11/20/

1. Aceh sungai alas
http://mapalaui.info/wp-content/uploads/2008/08/sungai-alas.jpg
ciri : kategori kelas 2-3 kiri kanan hutan lebat , sawah atau perkebunan. di salah satu titik, yakni desa ketambe,pelaku arum jeram, kalau beruntung bisa bertemu dengan orang utan.

pengarungan sungai bisa 2 hari

2. sumatera utara sungai asahan
http://wahyusport.files.wordpress.com/2011/03/resizeofp7310300.jpg?w=300
ciri : jenis sungai berbatu, lebar dengan jeram yang besar. kelas sungai 5, sehingga benar benar menantang. lokasi sungai ini beberapa kali dijadikan tempat kejuaraan nasional maupun internasional. kiri kanan hutan

3. sumatera barat sungai batang kuantan, sijunjung
http://wahyusport.files.wordpress.com/2011/03/untitled-3.jpg?w=300
ciri: sungai lebar jeram besar pemandangan kiri kanan alam liar dan tebing tebing .
kelas sungai mencapai 2-4 memerlukan perjalanan 2 har untuk mengarunginya

4. jambi sungai musi rawas dan enim
http://img294.imageshack.us/img294/4619/mearungjeramly5.jpg
ciri : sungai datar kelas 2 sulit dicapai karena tempatnya kecil.
peserta arung jeram bisa mampir kedesa desa yang dilaluinya

5. jawa barat sungai citarik dan citatih sukabumi,cimanuk dan cikandang garut cisadane bogor

http://wiralodra.com/media/kali-cimanuk-300x225.jpg
cimanuk

http://mapalaui.info/wp-content/uploads/2007/03/DSC00034.JPG
cisadane

cirinya : sungai berbatu pemandangan kanan kirisawah di selingi permukiman kelas sungai 2-4 akses mencapai lokasi sangat mudah

6. jawa tengah serayu, banjanegara, progo dan elo magelang
http://www.makopala.or.id/img_artikel/rafting1.jpg
sungai serayu

http://wimkhan.files.wordpress.com/2009/07/sungaiprogo.jpg?w=540
sungai progo

http://annova.files.wordpress.com/2008/12/resize-of-sungai-elo.jpg?w=540
sungai elo

ciri : kelas sungai serayu dan elo 2-3 sedangkan progo adalah 5. serayu memiliki pemandangan indah dengan jeram berbatu sedangkan jalur progo memberi tantangan yang lebih

7. jawa timur pakalen, probolingg0, kasembon malang
http://www.sepedahan.com/file/Sungai%20Pekalen.JPG
sungai pekalen

http://wb8.itrademarket.com/pdimage/86/1293786_dsc_7757.jpg
sungai kasembon

ciri: ciri khas sungai di jawa timur memiliki lebar yang sempit. pakalen adalah jenis sungai berbatu dengan pemandangan kanan krii hutan jati .
ada beebrapa bagian dengan sisi tebing terlihat sehingga seperti lembah sedangkan kesembon sempit sekali

8. bali ayung,unda telaga wajah
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/2055115.jpg
unda

http://farm1.static.flickr.com/166/371238380_c592d8027e.jpg
sungai ayung

ciri sungai : sungai ayunh di gunakan oleh sejumlah operator sehingga ramai sepanjang tahun. pada tahun 1990an masih memiliki pemandangan kiri kanan sawah sekarang sudah banyak permukiman. jenis sungai di bali rata rata berbatu dan sempit namun rata rata pemandangan kiri kanan sawah dengan terasering sehingga terlihat rapi

9. kalimantan timur
tubu,malinau,boh,mahakam,pujungan,bahan hulu
http://www.borneotourgigant.com/river.JPG
ciri : akses menuju entry point sulit , namun pemandangnannya luar biasa indah . ad hutan liar penduduk jarang di temui.
namun sesekali anda bisa bertemu dengan penduduk dan menginap sekaligus belajar budayanya .
untuk mencapai sungai boh bahkan harus menaiki pesawat kecil berpenumpang 4 orang. tak mengheran kan berarung jram di lokasi ini membutuhkan biaya yang sanagt tinggi tapi pengalaman yang di dapat sanagt berlimpah .

mahakam adalah jalur yang asyik untuk dilalui karena jeramnnya besar tapi datar . aa pengalaman unik dengan kupu kupu warna warni yang mengerubungi badan. namun untuk mengarunginya membutuhkan pengetahuan dan teknik yang memadai dan sepanjang sungai bnyak pohon buah buahan trgantung musimnya

10. kalimantan selatan kelayan
Ciri: mengarungi sungai bukan dengan perahun karet melainkan dengan perahu kayu yang diorganisir oleh masyarakat setempat yang dibina LSM, banyak pelajaran yang dipetik diataranya tentang kearifan lama dengan pola pertanian organik dengan mengeahkan kerbau untuk membajak sekaligus memupuk . daerah iini terkenal dengan beras organik adan , ada tur daerah setempat dan kegiatan treeking digunung karena ecotourism sudah di tata disini .
aksesnya memang sulit dan memang lebih ditujukan untuk turis dengan minat kusus .
sebuah penelitian mengungkapkan banyak reptil yang tidak ada di tempat lain

11. sulawesi utara ranoyapo nimanga
http://indotimnet.files.wordpress.com/2009/10/gried_multiply1.jpg?w=540
cirinya kelas 2-3 dengan kiri kanan hutan

from: http://tegal-online.blogspot.com/2010/05/11-sungai-di-indonesia-yang-sering-di.html

INFORMASI DAN PERATURAN UMUM

KEJUARAAN ARUNG JERAM (R6) TINGKAT NASIONAL CIBERANG OPEN 2011

SUNGAI CIBERANG, 25 – 27 MARET 2011

 

PENDAHULUAN

Kejuaraan Arung Jeram (R6) Tingkat Nasional Ciberang Open 2011 merupakan kalender utama pengda Faji Banten yang diselenggarakan dengan kerjasama dan dukungan penuh oleh Pemerintah Provinsi Banten. Kejuaraan ini dilaksanakan sebagai ajang pembinaan dan prestasi para penggiat arung jeram di Indonesia.

LOKASI KEGIATAN

Sungai Ciberang Desa Muhara Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

WAKTU  DAN  JADWAL

KEJUARAAN ARUNG JERAM  (R6) TINGKAT NASIONAL CIBERANG OPEN  2011 di sungai Ciberang – Banten direncanakan dilaksanakan pada tanggal 25 – 27 maret 2011. Jadwal kegiatan sebagai berikut :

 

1 Maret– 20 Maret 2011                           :  Pendaftaran Peserta

21 – 24 Maret 2011                                  :  Registrasi dan daftar ulang
24 Maret 2011                                          :  Captain Meeting

25 Maret 2011                                          :  Opening Ceremony / Sprint  & H2H Race

Captain Meeting

26 Maret 2011                                          :  Ceremony/ slalom/ Captain Meeting

27 Maret 2011                                          :  Down River Race & Closing Ceremony

BENTUK KEGIATAN

KEJUARAAN ARUNG JERAM (R6) TINGKAT NASIONAL  CIBERANG OPEN 2011 ini merupakan kegiatan yang dapat diikuti oleh peserta yang mewakili Pengda/ Pengcab Faji / club arung jeram/ organisasi pecinta alam / TNI dan POLRI dll.

KLASIFIKASI LOMBA

KEJUARAAN ARUNG JERAM (R6) TINGKAT NASIONAL CIBERANG OPEN 2011 di sungai Ciberang – Banten  Tanggal 25 – 27 Maret 2011 termasuk dalam klasifikasi/level  F dalam  Juklak Pertandingan Arung Jeram FAJI/IRF.

PESERTA PERTANDINGAN

1. Ketentuan Umum

1.     Tim peserta Kejuaraan Arung Jeram (R6) Tingkat Nasional Ciberang Open 2011 mewakili masing-masing Pengda/Pengcab FAJI/ club arung jeram / organisasi pecinta alam / TNI dan POLRI dll.

2.     Kompetisi terbagi atas 2 (dua) kelas Umum (Putra dan Putri)

3.     Jumlah total Tim peserta adalah 40 Tim dengan ketentuan 30 (tiga puluh) Tim Putra dan 10 (sepuluh) Tim Putri.

2. Ketentuan Anggota Tim:

1.     Kompetisi ini termasuk dalam kategori R6 dimana tiap Tim terdiri dari 6 (enam) orang ditambah 1 (satu) orang cadangan dan 1 (satu) orang Manajer Tim.

2.     Peserta berusia minimal 15 tahun.

3.     Seluruh nama dan identitas Tim Peserta harus didaftarkan sesuai nama KTP/SIM/KTA/ID (dapat menyebutkan tambahan nama  alias).

3. Ketentuan Tim Peserta :

1.     Setiap Pengda/Pengcab  Faji/ Club arung jeram / Organisasi pecinta alam / TNI dan POLRI dll dapat mendaftarkan beberapa tim.

2.     Urutan kuota berdasarkan atas kelengkapan persyaratan dan tanggal  pendaftaran (first come first serve)

3.     Panitia akan melakukan seleksi administrasi untuk menentukan Tim yang berhak ikut dalam kejuaraan ini dengan pertimbangan: kelengkapan data dan ketepatan waktu pendaftaran.

4.     Hasil seleksi administrasi oleh Panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

5.     Panitia akan membatalkan kelas putri jika tim yang mendaftar kurang dari 4 (empat) tim peserta dan digabungkan dengan kelas putra.

6.     Apabila kuota sudah terpenuhi,panitia akan memberitahukan lebih lanjut.

REGISTRASI /  PROSEDUR  PENDAFTARAN

1.      Menghubungi Panitia Kejuaraan dan mengisi formulir pendaftaran peserta.

2.      Membayar Uang Pendaftaran, sbb : Rp.    350.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)/tim untuk kelas umum putradan putri

3.      Uang Pendaftaran termasuk kaos peserta.

4.      Pembayaran Uang Pendaftaran dilakukan melalui transfer bank atau langsung ke sekretariat kejuaraan arung jeram tingkat nasional Ciberang open 2011:

BANK MANDIRI KK SERANG PASAR LAMA

NO. REK 155-00-0037874-8 a.n AGUS RASYID

BANK BCA KCU SERANG

NO.REK 2450289411 a.n ELIS SULASTRI

5.    Pendaftaran untuk Tim dilengkapi dengan :

  1. Formulir Pendaftaran yang telah diisi lengkap
  2. Fotocopy KTP/SIM/Kartu Mahasiswa-Pelajar / ID / KTA (menunjukkan aslinya saat Daftar Ulang).
  3. Surat keterangan sehat dari dokter untuk tiap anggota Tim Peserta (Asli).
  4. Paspoto 3 x 4 sebanyak 2 lembar untuk setiap peserta.
  5. Bukti Transfer Biaya Pendaftaran Kejuaraan

7.   Bukti transfer beserta Formulir Pendaftaran dan kelengkapan lainnya dikirim via email/ Fax kepada Panitia Kejuaraan Arung Jeram (R6) Tingkat Nasional Ciberang Open 2011 tanggal 20 Maret 2011 atau Pos  selambat-lambatnya tanggal 23 Maret 2011.

8. Biaya yang dibebankan oleh Bank sebagai persyaratan administrasi pengiriman atau pengembalian dana pembatalan menjadi tanggung jawab Tim sepenuhnya.

Pengembalian Uang Pendaftaran:

1.   Apabila terjadi pembatalan oleh Tim Peserta, maka pengembalian biaya pendaftaran 100% akan diberikan jika pembatalan pendaftaran dilakukan sebelum tanggal 20 Maret 2011.

2.    Uang pendaftaran tidak akan dikembalikan jika pembatalan dilakukan setelah tanggal 20 Maret 2011.

3.   Biaya yang dibebankan oleh Bank sebagai persyaratan administrasi pengiriman atau pengembalian dana pembatalan menjadi tanggung jawab Tim sepenuhnya.

FORMAT KOMPETISI

KEJURAAN ARUNG JERAM (R6) TINGKAT NASIONAL  CIBERANG OPEN  2011, mempertandingkan 4 (empat) jenis lomba yang terdiri dari:

1.       Sprint                                  (memperebutkan 100 point)

2.       Head to Head                     (memperebutkan 200 point)

3.       Slalom                                (memperebutkan 300 point)

4.       Down River                        (memperebutkan 400 point)

Peraturan lomba mengacu pada JUKLAK FAJI yang diadaptasi dari peraturan IRF.

PERATURAN UMUM KEJUARAAN

Perahu & Perlengkapan Lomba

1.      Perahu Karet  disiapkan oleh Panitia dengan ukuran sesuai standar dalam aturan kejuaraan FAJI/IRF

2.       Apabila terjadi perubahan spesifikasi perahu, akan diberitahukan oleh Panitia sebelum lomba.

3.       Perlengkapan Lomba yang WAJIB disediakan oleh Tim Peserta adalah :

a.       Peralatan Arung Jeram  : dayung, pelampung, helm.

b.       Peralatan rescue, tiap Tim minimal terdiri dari:
2 flip line, 2 pisau, dan 1 tali lempar.

3.     Tim Peserta yang tidak menggunakan peralatan dimaksud pada poin a dan b, pada saat Start, didiskualifikasi, untuk nomor lomba yang bersangkutan.

4.      Dilarang menambah kelengkapan perahu diluar ketentuan yang telah ditetapkan. Pelanggaran atas ketentuan ini akan diberi sanksi diskualifikasi.

5.      Perahu Karet milik peserta, merupakan tanggung jawab peserta masing-masing atas kerusakan pada saat latihan berlangsung .

6.      Perahu milik Panitia hanya dipinjamkan pada saat lomba, peserta bertanggung jawab atas kerusakan yang diakibatkan kelalaian maupun kesengajaan dalam pemakaian.

FASILITAS  PESERTA

1. Panitia hanya menyediakan kaos Tim sebanyak 8 (delapan) buah per tim.

 

2. Akomodasi

a) Panitia tidak menyediakan penginapan, untuk tempat menginap bisa dirumah-rumah penduduk (homestay) yang

direkomendasikan atau mencari sendiri tempat menginap

b) Peserta diharapkan membawa perlengkapan tidur

 

3. Konsumsi

Panitia tidak menyediakan konsumsi selama kegiatan, untuk peserta bisa berkoordinasi dengan penduduk setempat dan warung-warung yang tersedia disekitar lokasi kejuaraan.

4. Transportasi

Panitia menyediakan transportasi lokal selama kegiatan berupa angkutan dari lokasi finish dan kembali ke start pada saat kelas down river race.

 

5. Personal utilitas
Setiap peserta akan mendapatkan: Bed Tanda Pengenal Peserta, Nomor Dada (Bip), dan Sertifikat.

HADIAH

Kepada para pemenang, Panitia menyediakan hadiah berupa Uang Pembinaan dengan Total Rp 18.000.000 +  Trophy + sertifikat :

Juara I Putra Rp 4.000.000,- Juara I Putri Rp 4.000.000,-
Juara II Putra Rp 3.000.000,- Juara II Putri Rp 3.000.000,-
Juara III Putra Rp 2.000.000,- Juara III Putri Rp 2.000.000,-

Hadiah Uang Pembinaan dengan Total Rp. 18.000.000 (Delapan belas juta rupiah ) yang akan diberikan pada waktu upacara penutupan.

TELEKOMUNIKASI

Di lokasi pertandingan, tersedia jaringan telekomunikasi telepon selular oleh Indosat.

MEDIKAL, ASURANSI & RESCUE

1.    Setiap peserta harus membawa obat-obatan pribadi jika memiliki penyakit khusus.

2.    Panitia menyediakan fasilitas bantuan medis.

3.    Panitia pelaksana, sponsor dan pihak terkait tidak bertanggung jawab atas kecelakaan atau kerusakan yang terjadi terhadap peserta selama berlangsungnya kegiatan.

WAKTU LATIHAN

Latihan dapat dilakukan sebelum Kejuaraan, namun Panitia tidak menyediakan perlengkapan dan fasilitas lainnya untuk latihan. Pada tanggal 24 Maret 2011, jam 16:00 WIB seluruh rute Sungai Ciberang tertutup untuk latihan.

BRANDING SPONSOR TIM

Tim peserta diperkenankan membawa Branding Sponsor  tanpa dibebankan biaya iklan dengan ketentuan berikut:

1.       Perlengkapan : Dayung, helmet pada sisi kanan dan kiri.

2.       Kostum : Kaos, celana, topi, helmet dan ikat kepala tim.

3.       2 spanduk ukuran maks 100 X 700 cm pada titik yang ditentukan Panitia.

Branding pada perahu, sisi depan dan belakang helm, nomor peserta dan arena lomba, diperuntukan untuk sponsor event dan akan dikenakan biaya iklan. Setiap penyertaan sponsor harus didaftarkan ke Panitia berikut branding yang akan dilakukan. Panitia berhak melarang branding di posisi tertentu yang telah menjadi hak Panitia. Nama sponsor diperbolehkan untuk digunakan sebagai nama Tim peserta.

MERCHANDIZING, PERLENGKAPAN OUT DOOR DAN CINDERA MATA

Pemuatan Logo, tulisan atau penyebutan event KEJUARAAN ARUNG JERAM (R6) TINGKAT NASIONAL 2011 untuk keperluan komersial, serta penjualan merchandizing, perlengkapan Out Door dan cindera mata di sekitar lokasi penyelenggaraan kejurnas, dapat dilaksanakan hanya atas ijin dan kerjasama dengan Panitia. Pengaturan tempat dan waktu penjualan, diatur oleh Panitia.

TATA TERTIB

1.       Menjaga nama baik Tim, sesama Peserta, Panitia.

2.       Membangun keakraban dengan sesama Peserta, Tim, Panitia dan masyarakat lokal.

3.       Menggunakan Badge Peserta selama kegiatan berlangsung.

4.       Hadir dilokasi yang ditentukan sesuai dengan jadwal acara

5.       Mengikuti acara pembukaan dan penutupan sesuai dengan jadwal acara.

6.       Mengikuti lomba dengan sikap sportif.

7.       Mengutamakan keselamatan seluruh Tim pada saat lomba.

8.       Dilarang membawa, mengedarkan dan mengkonsumsi minuman keras, narkotika dan obat-obatan terlarang disekitar lokasi

perlombaan berlangsung. Khusus pelanggaran atas klausul ini dapat dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

9.       Menjaga kebersihan di lingkungan sungai dan sekitarnya serta perkampungan atlit.

10.     Menjaga ketertiban disekitar lokasi perlombaan dan perkampungan atlit.

11.     Dilarang menimbulkan kegaduhan selama kegiatan berlangsung.

KETENTUAN TAMBAHAN

1.       Bila ada perubahan pada peraturan diatas, atau ada hal lain yang belum diatur, akan diumumkan kemudian atau disampaikan pada saat Technical Meeting ditempat perlombaan.

2.       Semua ketetapan hasil lomba adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

 

ALAMAT KONTAK

PANITIA  KEJUARAAN ARUNG JERAM (R6) TINGKAT NASIONAL CIBERANG OPEN 2011

d.a SEKRETARIAT FEDERASI ARUNG JERAM INDONESIA (FAJI) BANTEN / (BANTEN RAFTING)

JL. KH. SOHARI NO. 37 KIDANG ( SAMPING RSIA. BUDI ASIH) SERANG BANTEN 42111

TLP/FAX (0254) 201516

Kontak person :  ARIS WIDODO  081510264356

ELIS SULASTRI (CENGIR) 081911129377

fajida_banten@yahoo.com / desta_784@yahoo.co.id

 

Peta menuju Sungai Ciberang

from: http://atekgripers.wordpress.com/2011/03/04/kejuaraan-arung-jeram-tingkat-nasional-r6-ciberang-open-2011/

Indonesia tampil meyakinkan di antara 30 negara peserta kejuaraan dunia arung jeram, World Rafting Champs (WRC) 2010 yang berlangsung di Zoetermeer, Belanda (12-17/7). Indonesia bersama-sama dengan Jepang mewakili Asia untuk berkompetisi dengan tim dari negara-negara lain yang telah kerap kali mendulang prestasi di kejuaraan dunia tersebut.

Dalam siaran pers KBRI Den Haag yang dirilis kemarin (19/7), Indonesia yang sejak awal kejuaraan dianggap sebagai “anak bawang” sempat mengejutkan saat beraksi di kategori Sprint. Indonesia berhasil menyodok di urutan ke-5 untuk kategori tersebut. KBRI Den Haag pun turun lapangan dengan mengerahkan sejumlah pendukung selama Indonesia bertanding.

Secara keseluruhan, dalam siaran pers dimaksud, Indonesia menempati peringkat ke-13. Prestasi yang dicapai oleh Indonesia untuk setiap kategori, Sprint (ranking 5), Head to Head (ranking 14), Slalom (ranking 8), Downriver (ranking 14). Sedangkan wakil Asia lainnya, Jepang keluar sebagai juara umum.

WRC 2010 merupakan kejuaraan dunia arung jeram bersejarah. Hal ini dikarenakan untuk pertama kalinya dilaksanakan di arena sungai buatan, Dutch Water Dream.
Tim-tim peserta merupakan negara-negara yang sudah “terseleksi” di sejumlah kawasan dan didasarkan pada ranking dunianya. Kontingen Indonesia terdiri dari  5 olahragawan dan 4 pelatih yang untuk kali ini diwakili oleh kelompok arung jeram “Arus Liar”.

Indonesia berhasil menempatkan seorang juri dalam WRC 2010, yakni Amalia Yunita. Ia juga menjadi satu-satunya juri internasional perempuan. Kejuaraan berikutnya akan diselenggarakan di Costa Rica. (sumber: KBRI Den Haag)

from: http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=13047&Itemid=683

  1. Setiap peserta wajib memakai peralatan keselamatan selama mengikuti perlombaan, yaitu pelampung dengan daya apung sekurang-kurangnya 7kg (akan diperiksa terlebih dahulu oleh juri atau anggota panitia sebelum start) dan helm sesuai dengan standar keselamatan sungai. Penyelenggara akan memberikan pilihan untuk menambah minimal daya apung jika volume air sungai tinggi atau karena alasan keselamatan lainnya.
  2. Penyelenggara akan memberitahukan pakaian yang sebaiknya digunakan. Jika temperatur air membutuhkan wet atau dry suit, penyelenggara akan mengumumkan 3 (tiga) bulan sebelum kegiatan termasuk berapa ketebalan wet suit minimal yang direkomendasikan. IRF merekomendasikan untuk menggunakan bahan neoprene atau dry suit untuk suhu di bawah 15 derajat celcius.
  3. Diwajibkan untuk Down River Race dan dianjurkan untuk Sprint dan Slalom, setiap tim membawa sekurang-kurangnya membawa 1 flip-line dan 1 pisau, serta 1 (satu) buah throw-bag dengan tali minimal 12 (dua belas) meter sebagai perlengkapan tim.
  4. Sebelum berangkat petugas safety akan memeriksa kelengkapan dan kelayakan peralatan keselamatan. Regu yang dianggap tidak memenuhi persyaratan tidak akan diberangkatkan sampai semuanya dipenuhi. Waktu untuk melengkapi perlengkapan dibatasi dalam Technical meeting atau ditentukan penyelenggara sejauh tidak mengganggu keseluruhan waktu yang tersedia.
  5. Petugas keselamatan berhak untuk menghentikan perlombaan segera setelah melihat adanya ancaman bahaya bagi peserta dan panitia.
  6. Dalam masalah keselamatan, keputusan terakhir berada pada petugas Safety. Semua peserta wajib tunduk dan patuh kepada keputusannya. Bila diputuskan untuk menghentikan sebuah perahu untuk mengatasi suatu masalah, maka petugas akan memberikan sebuah tanda yang akan disepakati bersama dalam technical meeting dan harus dipatuhi. Regu yang mengabaikan perintah demi keselamatan mereka atau regu lainnya akan dihukum atau didiskualifikasi dari perlombaan.
  7. Safety Director memiliki hak untuk menghentikan perlombaan jika ada hal-hal yang membahayakan.
  8. Dalam setiap even kompetisi, semua peserta bertanggung jawab atas keselamatannya masing-masing. IRF, FAJI, Panitia Pelaksana, sponsor tidak bertanggung jawab atas kecelakaan atau kerusakan yang terjadi selama berlangsungnya perlombaan. Semua peserta dan panitia bertanggung jawab untuk bertindak secara hati-hati sesuai dengan aturan keselamatan untuk mengurangi kemungkinan terjadi kecelakaan atau kerusakan.
  9. Dalam keadaan apapun lomba tidak akan mengarungi jeram grade VI.

from: http://www.faji.org/?go=organisasi&p=juklak_kompetisi&hal=11

  1. Perahu yang digunakan untuk kompetisi IRF adalah AVON river raft atau perahu yang disediakan oleh penyelenggara dan telah mendapat persetujuan dari S & C Committee/FAJI Bidang Bina Prestasi.
  2. Idealnya perahu yang digunakan adalah self bailing dan sesuai dengan ketentuan berikut:
Type 4-persons 6-persons
Minimum panjang 3,65 m (12 foot) 4,25 m (14 foot)
Minimum lebar 1,70 m 2,00 m
Tabung 2 3
Pengait kaki 4 – 6 6 – 8
Min Diameter tabung 0,45 m 0,50 m
Min berat 40 kg 50 kg
  1. Semua raft harus memiliki tali pengaman disekelilingnya, yang dikaitkan pada 6 – 10 D Rings dan tali di depan. Boleh menggunakan handle untuk mengangkat perahu.
  2. Tidak boleh ada tali temali lainnya di perahu. Hal ini adalah dengan pertimbangan keselamatan.
  3. Diharapkan setiap perahu minimal memiliki 1 (satu) foot cone untuk setiap orang dalam keadaan duduk. Idealnya cone sudah ada sejak diproduksi di pabrik.
  4. Lantai perahu harus dibangun dengan konstruksi I-beam yang standard menggunakan material yang lembut dan sebaiknya dilaminating daripada di lem. Lebih baik jika ada katup pembuang udara di lantai.
  5. Setiap peserta dapat menggunakan dayung single. Tidak diperbolehkan menggunakan Oars.
  6. Setiap peserta yang ditemukan merusak perahu akan diberi angka hukuman kepada timnya dan dimungkinkan untuk diberi sangsi seperti pada aturan F 10 di atas. Angka hukuman akan diputuskan oleh juri dan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditimbulkan. Yang termasuk merusak perahu adalah memompa perahu dengan tekanan yang lebih dari semestinya, memblok pentil, dan merubah bagian perahu untuk menguntungkan tim. from: http://www.faji.org/?go=organisasi&p=juklak_kompetisi&hal=9

Dengan terus berkembanganya Arung Jeram di Indonesia, para penggiatnya merasa bahwa perlu suatu wadah yang dapat membina kegiatan Arung Jeram dengan lebih terorganisir, memiliki wawasan dan tujuan yang jelas. Pada bulan Maret 1996, oleh 38 Organisasi Pecinta Alam, Klub Arung Jeram Amatir, Profesional dan Komersial, telah dibentuk Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), yang kemudian terpilih menjadi Ketua adalah Amalia Yunita, seorang penjelajah dan petualang handal anggota Aranyacala Universitas Trisakti, yang kini aktif diperusahaan Wisata Arung Jeram PT. Lintas Jeram Nusantara.

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) antara lain bertujuan mengembangkan Arung Jeram sebagai olah raga petualangan menjadi olah raga prestasi dan lebih aman, serta meningkatkan sumber daya manusia dibidang Arung Jeram. Dalam program -programnya, FAJI akan membuat pelatihan-pelatihan berjenjang, kejuaraan-kejuaraan dan invitasi, menetapkan norma keselamatan (safety codes), standarisasi peralatan dan teknik, serta upaya-upaya lainnya untuk memasyarakatkan olah raga Arung Jeram. Selain berwawasan olah raga dan petualangan, FAJI juga berwawasan dan memiliki program-program lingkungan, terutama berfokus pada masalah sungai.

Setelah dipimpin oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Harry Triono tahun 2001-2002, saat ini FAJI diketuai oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Safzen Nurdin. Pada tahun 2001 PB FAJI telah menjadi bagian dari organisasi rafting internasional (IRF) serta terus melaksanakan upaya konsolidasi dan membentuk Pengda-pengda. Dan pada bulan Oktober 2001, PB FAJI untuk pertama kalinya mengirim tim untuk berlaga di Kejuaraan Internasional yang diselenggarakan IRF. Dan di bulan November 2001, FAJI kembali bekerjasama dengan Korps Marinir dan TSA Komunika menyelenggarakan Kejurnas Arung Jeram II di Sungai Citarum Jawa Barat. Kejurnas II ini diikuti oleh 81 club dari berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa daerah juga menyelenggarakan kompetisi baik tingkat local, nasional maupun Internasional; Asahan White Water Festival 2000, Asahan Race 2001 & 2003, Piala Gubernur Sumut 2001-2, Kejuaraan Arung Jeram Terbuka Rongkong 2004, LACi I & 2 Jawa Barat 2004 dsb. Hal ini menandai semakin maraknya kompetisi arung jeram di Indonesia.

Sejak banjir pertama kali melanda Jakarta, 29 Januari 2002, FAJI bergabung bersama Korps Marinir, ORARI, Indonesia Offroad Federation, KSR UKI, kelompok pencinta alam se-Jakarta, ikut serta dalam upaya evaluasi korban banjir . Pada saat pasca banjir PB FAJI memfasilitasi sekretariat POSKO SIAGA BANJIR ARUNG JERAM PEDULI dengan misi utama siaga evakuasi korban banjir dan distribusi logistik di tempat yang sulit dijangkau dengan menggunakan perahu karet atau kendaraan 4 X 4. Dalam penanganan bencana Tsunami di Aceh – Nias, FAJI bergabung dengan Global Rescue Network (GRN) dalam melakukan tugas kemanusiaan Operasi Pesisir Barat Aceh Nias.

Saat ini Pengurus Besar FAJI telah memiliki perwakilan di 10 propinsi dan di tahun 2005 ini diharapkan bertambah menjadi 15 Pengda. Untuk publikasi FAJI telah menerbitkan Majalah Kegiatan Alam Terbuka JELAJAH, yang menuliskan tidak saja kegiatan Arung Jeram juga kegiatan alam terbuka lainnya, dan meluncurkan Web Site http://www.faji.org.

from: http://www.faji.org/?go=organisasi&p=sejarah_arung_jeram

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.